Fakta singkat tentang kanker ovarium
Kasus kanker ovarium telah berlipat ganda dalam 50 tahun terakhir, dari 6 per 100.000 orang pada tahun 1968-1972 menjadi sekitar 13 per 100.000 orang pada tahun 2014-2018
Sebagian besar wanita Singapura yang didiagnosis menderita kanker ovarium berusia antara 40 dan 60 tahun
Ringkasan
Kanker ovarium melibatkan pertumbuhan sel abnormal di dalam ovarium dan jaringan sekitarnya. Siapa pun yang memiliki ovarium dapat terkena kanker ovarium, sehingga sebagian besar menyerang wanita. Pria transgender dan orang interseks juga dapat terkena kanker ovarium jika mereka memiliki ovarium.
Ovarium merupakan bagian dari sistem reproduksi dan bertanggung jawab untuk memproduksi hormon seperti estrogen dan progesteron.
Jenis-jenis kanker ovarium
Kanker ovarium dapat berupa salah satu dari tiga jenis:
-
Kanker ovarium epitel
Hal ini dapat melibatkan satu atau kedua ovarium, di mana sel kanker tumbuh di bagian luar ovarium. Jenis kanker ovarium ini adalah bentuk yang paling umum, mencakup sekitar 90% dari semua kanker ovarium.
-
Kanker ovarium sel germinal
Hal ini melibatkan sel-sel yang memproduksi sel telur dan menyumbang sekitar 4% dari semua kasus kanker ovarium.
-
Tumor stroma kanker ovarium
Hal ini melibatkan jaringan yang mendukung ovarium dalam memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Jenis kanker ovarium ini sangat jarang terjadi.
Tanda dan gejala kanker ovarium
Karena tanda dan gejala kanker ovarium dapat mirip dengan kondisi umum lainnya, penting untuk menemui dokter umum atau pakar kesehatan jika anda mengalami salah satu gejala di bawah ini. Mendiskusikan hal-hal yang mengkhawatirkan sesegera mungkin dapat membantu memberi anda ketenangan pikiran dan menawarkan peluang terbaik untuk keberhasilan pengobatan jika anda menerima diagnosis kanker ovarium.
Gejala yang mungkin muncul meliputi:
Nyeri di perut atau area panggul
Perut kembung atau membesar
Pendarahan di antara periode menstruasi atau setelah menopause
Nafsu makan berkurang atau merasa kenyang setelah makan dalam porsi kecil
Penambahan atau penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan diet dan olahraga
Perubahan dalam buang air kecil, termasuk peningkatan frekuensi dan kebutuhan mendesak untuk buang air kecil
Perubahan kebiasaan buang air besar seperti sembelit atau diare
Kelelahan
Stadium pada kanker ovarium
Kanker ovarium biasanya diklasifikasikan berdasarkan sistem FIGO (Federasi Internasional Ginekologi dan Obstetri), yang membantu menentukan seperti apa bentuk kanker anda.
Dalam setiap stadium kanker ovarium, terdapat sub-stadium yang tercantum dari a hingga d yang menggambarkan luasnya tumor.
Sistem FIGO, bersama dengan tes lainnya, membantu menentukan stadium kanker ovarium anda menggunakan pedoman di bawah ini:
-
Stadium I
Kanker telah ditemukan di salah satu atau kedua ovarium.

-
Stadium II
Kanker telah menyebar dari satu atau kedua ovarium ke organ terdekat lainnya seperti rahim atau kandung kemih.

-
Stadium III
Kanker tersebut telah menyebar dari ovarium dan organ-organ di sekitarnya ke lapisan rongga perut atau kelenjar getah bening.

-
Stadium IV
Kanker tersebut telah menyebar ke area tubuh lain seperti paru-paru.

Pengobatan kanker ovarium
Ada banyak jenis pengobatan yang berbeda untuk kanker ovarium. Pengobatan anda akan bergantung pada anda dan jenis kanker anda.



