Biografi
Dengan pengalaman klinis dan penelitian selama lebih dari 30 tahun, Dr. Hsieh Wen Son adalah spesialis dalam pengobatan berbagai jenis kanker. Beliau aktif mengembangkan metode diagnostik kanker terbaru serta terapi anti-kanker berbasis target molekuler. Setelah mempelajari Filosofi dan Psikologi di Oxford University melalui beasiswa Rhodes Scholarship, Dr. Hsieh meraih gelar medisnya dari Johns Hopkins University. Beliau kemudian menyelesaikan pelatihan spesialisasi Penyakit Dalam di Duke University serta subspesialisasi Onkologi Medis dan Hematologi di Johns Hopkins.
Selama pelatihan pascadoktoralnya, Dr. Hsieh melakukan riset di laboratorium Prof. Richard Ambinder. Di sana, beliau menjalankan penelitian laboratorium dan klinis mengenai peran virus Epstein-Barr pada penyakit limfoma dan jenis kanker lainnya. Setelah menyelesaikan pelatihannya, Dr. Hsieh aktif dalam perawatan pasien, pengajaran, serta penelitian sebagai anggota fakultas tetap di Johns Hopkins University School of Medicine pada Divisi Keganasan Hematologi.
Setelah beralih ke praktik pribadi, beliau tetap menjabat sebagai Asisten Profesor paruh waktu di Johns Hopkins University dan sebagai Principal Associate di Cancer Sciences Institute of Singapore, National University of Singapore (NUS). Di institusi tersebut, beliau berperan aktif dalam pengembangan tes dan pengobatan mutakhir untuk mendiagnosa dan menangani kanker. Hingga saat ini, beliau masih aktif memimpin dan mengawasi berbagai uji klinis dalam perannya sebagai Ketua Komite Penelitian di ICON Cancer Centres Singapore dan Wakil Ketua di Domain Specific Review Board (DSRB) National Healthcare Group (NHG).
Dengan minat riset pada terapi kanker berbasis target molekuler, imunoterapi, dan diagnostik molekuler, Dr. Hsieh telah memimpin berbagai studi internasional yang melibatkan pusat-pusat kesehatan di Singapura, Hong Kong, Korea, Myanmar, Filipina, dan Amerika Serikat. Studi-studi tersebut meneliti metode pengobatan dan tes diagnostik baru untuk limfoma, karsinoma nasofaring, dan karsinoma hepatoseluler. Beliau juga menjadi peneliti utama (principal investigator) untuk lebih dari 40 uji klinis, baik yang sudah selesai maupun yang sedang berjalan, untuk pengobatan kanker paru-paru, kanker payudara, kanker gastrointestinal, dan kanker darah.
Dr. Hsieh telah menulis lebih dari 80 artikel ilmiah, abstrak, dan bab buku, serta sering menjadi pembicara dalam konferensi medis dan ilmiah, baik di tingkat regional maupun internasional. Beliau berkomitmen penuh untuk memberikan pengobatan berbasis bukti bagi pasien kanker saat ini, sekaligus mengembangkan pengobatan yang lebih efektif melalui penelitian klinis.
Dr. Hsieh menerima rujukan untuk semua jenis kanker, dengan minat klinis khusus pada limfoma, kanker kepala dan leher, kanker paru-paru, serta kanker hepatobilier (hati dan empedu).